About

loading...
loading...

Sungguh Terlalu! Anak Raja dan Ratu Dangdut Indonesia Sama-sama Terjerat Narkoba

loading...
loading...





Seword.com - Siapa yang tidak kenal raja dan ratu dangdut Indonesia, Rhoma Irama dan Elvie Sukaesih? Mayoritas masyarakat Indonesia sudah mengenal mereka. Apalagi yang lahir pada tahun 70an-80an. Karena di Tahun tersebut adalah tahun emasnya dangdut Indonesia dengan Rhoma Irama dan Elvi Sukaesih sebagai bintangnya.

Hingga saat ini gelar raja dan ratu dangdut tersebut masih bertahta pada Bang Haji dan Elvie. Belum ada yang berani mengambil ataupun mengklaim, seperti Fahrurrozi yang mengklaim sebagai gubernur DKI Jakarta. Bahkan sekelas Nassar KDI yang sering muncul di TV, tidak pernah menyatakan niatnya untuk menjadi ratu dangdut Indonesia… Eh,….. salah raja dangdut. Hehehe


Entah suatu kebetulan atau bukan, raja dan ratu dangdut Indonesia yang begitu fenomenal tersebut anaknya sama-sama terjerat narkoba dan sama-sama ditangkap polisi karena kasus tersebut.

Rhoma, putranya Ridho Rhoma telah duluan ditangkap pada Maret 2017 yang lalu. Ridho diciduk saat sedang mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Padahal kita tahu sendiri bahwa bahwa Rhoma merupakan artis anti narkoba. Bahkan lagunya yang berjudul Mirasantika, sangat jelas mengatakan:


Dan narkotika (tika), apa pun jenismu. Tak akan kukenal lagi dan tak akan kusentuh lagi, walau secuil. Gara-gara kamu orang bisa menjadi gila. Gara-gara kamu orang bisa putus sekolah. Gara-gara kamu orang bisa menjadi edan. Gara-gara kamu orang kehilangan masa depan. Mirasantika? (no way...)

Tertangkapnya Ridho sungguh menjadi suatu pristiwa yang memalukan bagi Rhoma. Karena Rhoma sudah terlanjur mencitrakan dirinya Islam yang taat. Bahkan bang haji, sapaan Rhoma Irama tidak segan-segan mengatakan orang tua presiden Jokowi non muslim beberapa waktu yang lalu, hanya untuk menunjukkan kalau dia muslim.

Tapi sungguh diluar dugaan, Ridho telah menghancurkan semuanya, juga citra Rhoma Irama. Padahal bang haji bercita-cita setinggi langit di angkasa. Bang haji tidak puas dengan hanya menjadi raja, karena bukan raja suatu negara seperti raja Salman, raja kerajaan Arab Saudi, tapi hanya sekedar raja dangdut. Bang haji juga ingin menjadi Presiden Republik Indonesia. Suatu jabatan yang paling tinggi di Indonesia. Yang seluruh penduduk Indonesia berjumlah lebih dari 262 jiwa, hanya seorang saja yang berhasil mendapatkannya, itupun dalam siklus 5 tahunan.

Kesalahan fatal Ridho menjadi pukulan telak bagi Bang Haji. Dengan sikap anaknya yang kurang bertanggung jawab, cita-cita Rhoma untuk menjadi presiden akan semakin jauh terwujud, seperti jauh panggang dari pada api. Karena tertangkapnya Ridho atas kasus narkoba semakin membuat masyarakat yang memang tidak suka kepadanya akan semakin antipati dan pendukung Rhoma akan berpikir untuk kesekian kalinya. Bagaiama Rhoma mampu membrantas narkoba di Indonesia, kalau anaknya saja pemakai narkoba? Begitu kura-kura mereka berpikir.

Baru-baru ini polisi meringkus putri Elvie Sukaesih, Dhawiyah dengan kasus yang sama dengan Ridho Rhoma, kepemilikan sabu. Tidak hanya seorang, ternyata, kakak Dhawiyah juga ikut ditangkap oleh Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Penangkapan tersebut berlangsung di depan halaman garasi rumah Elvi Sukaesih di daerah Cawang, Jakarta Timur pada Jumat, (16/2/2018), pukul 00.30 wib.

Mereka yang ikut ditangkap adalah Muhammad, pacar Dhawiyah, Syehan dan Ali Zaenal Abidin kakak Dhawiyah dan Chauri Gita, istri Syehan.


Polisi menyita alat bukti berupa sabu beserta alat hisapnya dalam penangkapan ini.

Kejadian ini juga menjadi pukulan telak bagi Elvie Sukaesih. Apalagi yang tertangkap atas kasus yang sama tidak hanya anak Elvie seorang, tapi melibatkan saudara-saudaranya. Tentu ini akan menjadi beban pikiran ganda bagi Elvie. Bisa-bisa ratu dangdut jadi kurus karenanya. Seperti Anies Baswedan yang berat badannya turun karena terlalu pusing memikirkan masalah di DKI Jakarta yang tidak kunjung usai. Satu permasalahan belum selesai, masalah lain telah tiba.


Sungguh, raja dan ratu dangdut saat ini sedang dirundung duka yang mendalam. Akibat ulah anak mereka sendiri. Tapi mungkin tidak hanya itu, bisa jadi karena kesalahan raja dan ratu dangut itu sendiri, yang tidak mampu mendidik dan mengawasi anak mereka dengan baik, sehingga terjerat kasus narkoba.

Selain itu, kasus ini tidak hanya menyangkut Rhoma sekeluarga dan Elvie sekeluarga, tapi juga menyangkut citra musik dangdut Indonesia. Karena mereka adalah ikon musik dangdut Indonesia. Ketika ada keluarga Rhoma dan Elvie bermasalah, maka nama dangdut akan ikut terbawa. Apalagi Ridho Rhoma juga penyanyi dangdut. Apakah ini yang namanya penistaan terhadap musik dangdut?

Padahal dangdut adalah musik semua warga negara Indonesia dari Sabang sampai Marauke, dari Miangas sampai Rote. Musik yang bikin pinggul bergoyang dan tentunya bikin happy.

Semua masyarakat Indonesia bertanggung jawab untuk menjaga nama baik musik dangdut Indonesia, begitu juga dengan Rihdo dan Dhawiha. Semoga kedepannya, penyanyi-penyanyi dangdut Indonesia dapat menjaga sikap dengan tidak mengkonsumsi narkoba. Karena yang dirugikan tidak hanya diri sendiri, keluarga bangsa dan negara tapi juga musik dangdut itu sendiri.

Jangan biarkan image dangdut jadi rusak hanya karena penyanyi dan keluarga penyanyinya mengkonsumsi narkoba, because dangdut is the music of my country. Jayalah Dangdut Indonesia.!!

Sumber :


http://www.tribunnews.com/metropolitan/2018/02/16/polisi-ternyata-tangkap-3-anak-serta-menantu-pedangdut-elvy-Sukaesih-terkait-narkoba


https://news.detik.com/berita/d-3457046/kronologi-penangkapan-ridho-rhoma-yang-terjerat-kasus-narkoba
loading...

0 Response to "Sungguh Terlalu! Anak Raja dan Ratu Dangdut Indonesia Sama-sama Terjerat Narkoba"

Posting Komentar